Sabtu, 16 Desember 2017

Membuat Program C# C.R.U.D


Membuat Program C# C.R.U.D (Create, Read, Update, Delete) Dengan Database SqlServer Pada Visual Studio

 

1.Pertama- tama buat database yang akan digunakan dengan menekan Ctrl+Shift+A dan Klik Service Based Database


2.buat table dengan megklik add new table pada server database lalu bikin field




3.Setelah selesai membuat field lalu update database dengan menekan update


4.lalu koneksikan database dengan dgv yang ingin kita gunakan dengan mengklik add  data source



5.tambahan library “using System.Data.SqlClient”


6.Buat class, lalu buat kodingan yang diguakan untuk mengkoneksikan database dimana dikodingan itu ditamahkan connection string yang telah kita copy dari properties.
  
7.Masukkan Koding pada data gridview

 8.Masukkan kodingan Create, Read , update dan delete bada masing-masing button yang telah ditentukan





9.Jalankan program yang telah dibuat.

10.masukkan data baru lalu klik button simpan



11.Jika ingin mengupdate, pilih textbox yang ingin digunakan untuk mengubah data yang bersangkuatan lalu klik update.



12. JIka ingin menghapus tinggal pilih data yang ingin di hapus lalu klik button hapus.

Selasa, 28 November 2017

PENGENALAN ARRAY , CLASS , METHOD DAN EVENT PADA BAHASA C#


      C# atau yang dibaca C sharp adalah bahasa pemrograman sederhana yang digunakan untuk tujuan umum, dalam artian bahasa pemrograman ini dapat digunakan untuk berbagai fungsi misalnya untuk pemrograman server-side pada website, membangun aplikasi desktop ataupun mobile, pemrograman game dan sebagainya. Selain itu C# juga bahasa Pemrogramman yang berorientasi objek jadi C# juga mengusung konsep objek seperti inheritance, class, polymorphismdan encapsulation. Disini saya kan membahas sedikit mengenai array, class, method dan event yang ada pada C#.


A. Array
   merupakan variabel yang dapat menampung beberapa data sekaligus.  berikut         adalah contoh dari array pada bahasa pemrogramman C#.


  B.Class
      Semua code dalam C# harus berada dalam class  dan tiap class terdiri dari  data  dan         method.Method dan data disebut juga sebagai  member Class .  Data dalam  class               manipulasi melalui method . data disebut juga member variable atau  instance                   variable. instance variable dideklarasikan di luar method. Berikut contoh dari   class.



C.Method
  Method adalah sekumpulan pernyataan yang akan dijalankan ketika dipanggil.          Untuk mendefiniskan suatu method pada C#:
  [Access modifier] [tipe data] [nama method] (parameter1, parameter2, ...) {
    //Kumpulan perintah
   }
  Dari struktur di atas:
  • Access modifier, untuk saat ini, gunakan saja access modifier public.
  • Tipe data, bisa berupa void atau tipe data C# lainnya, termasuk enum atau class custom. Merupakan tipe data yang dihasilkan method.
  • Nama method, berupa suatu identifier yang valid.
  • Parameter, sekumpulan variabel pada method untuk berkomunikasi dengan program di luar method. Method juga bisa tidak memiliki parameter.
  • Kumpulan perintah, perintah perintah yang akan dijalankan ketika method dipanggili.
  Suatu method harus ditempatkan di dalam suatu class, Method adalah salah satu      bentuk dari member suatu class. Suatu method dipanggiil / dijalankan dengan          menuliskan namanya. Berikut contoh dari method.


D.Event
   Event adalah sebuah perintah yang akan diproses oleh program daat algoritma         yang telah kita buat di panggil atau diguanakan oleh user. Event pada C# sangat       banyak sekali. Contoh event click, load, mouseClick, MouseEnter dll. Event               biasanya di aktifkan dengan mengclick tombol bertanda petir pada propertis.             berikut contoh mengaktifkan event.
   











sumber : https://icodeformoney.com



Senin, 02 Oktober 2017

Mengubah Alur Program Menggunakan Kontruksi Bool dan Operator Relational Pada C#

Di program-program yang telah kita buat selama ini, statement-statement dilaksanakan berurutan.  Program akan mulai dari statement pertama method Main(), dilanjutkan dengan statement ke dua, ke tiga, dan seterusnya. Di sini saya akan memberikan contoh kontruksi menggunakan bool dan operator-operator relasional untuk mengubah alur program pada C#.   

1. BOOL

Bool atau System.Boolean merupakan type yang hanya dapat bernilai benar atau salah.  Literal bool yang melambangkan benar adalah true, dan literal bool yang melambangkan salah adalah false.  bool tidak dapat dikonversi ke type lainnya.  Ini contoh program yang menggunakan bool:

//Program Penggunaan bool

using System;

class BenarDanSalah
{  
static void Main()  
{   
bool SukaCSharp = true;   
Console.WriteLine(“Apakah program ini suka C#?”);  
 Console.WriteLine(SukaCSharp);   A
Console.WriteLine(“Apakah anda suka C# (true/false)?”);   
SukaCSharp = bool.Parse(Console.ReadLine());  
 Console.WriteLine(“Anda menjawab {0}.”, SukaCSharp);  }
 }


2.OPERATOR-OPERATOR RELATIONAL

   Untuk dapat membuat keputusan kita harus mengetahui kondisinya.  Misalnya “jika nilai ulangan       di  atas 8, hadiah diberikan”.  Dalam kasus tersebut kita mengecek apakan nilai ulangan lebih besar     dari 8.  Jawaban dari perbandingan tersebut pasti ya atau tidak.  Seperti itulah perbandingan                 bekerja   di C#. Untuk melakukan perbandingan kita menggunakan operator-operator relational.         Semua operator tersebut sifatnya binary.  Ada 6 operator relational yaitu:

operator relational

Berikut adalah contoh program menggunakan operator relational:

// Program Penggunaan Operator Relational

using System;

class OperatorRelational 
{  
static void Main()  
{   int nilai1, nilai2;  
    Console.Write(“Masukkan angka pertama: ”);  
    nilai1 = int.Parse(Console.ReadLine());     
    Console.Write(“Masukkan angka ke dua: ”);   
    nilai2 = int.Parse(Console.ReadLine());          
    Console.WriteLine(“Apakah {0} lebih kecil dari {1}?”, nilai1, nilai2); 
    Console.WriteLine(nilai1 < nilai2);  
    Console.WriteLine(“Apakah {0} sama dengan {1}?”, nilai1, nilai2);   
    Console.WriteLine(nilai1 == nilai2);  } 
                                               }

Perbandingan yang melibatkan type angka lain juga dapat dilakukan.  Untuk perbandingan bool, hanya operator == dan != yang dapat digunakan.


Selasa, 09 Mei 2017

PEMROGRAMAN MIKRO

Pemrograman mikro adalah proses penerjemahan dan eksekusi dari setiap instruksi prosesor menjadi urutan instruksi yang lebih kecil mikro. Ini untuk mengatakan bahwa mikro-program adalah proses penulisan kode mikro untuk prosesor-mikro. Ini mendefinisikan fungsi prosesor-mikro sambil mengeksekusi instruksi mesin-bahasa.
Juga dikenal sebagai mikro-coding, konsep pemrograman mikro pertama kali dikembangkan pada tahun 1951 oleh Maurice Wilkes. Ini adalah teknik yang digunakan dalam menerapkan sebuah Unit Kontrol. Micro-kode atau mikro-program dikembangkan sebagai instruksi set CPU. Dengan demikian, insinyur desain CPU menulis mikro-program untuk mengimplementasikan set instruksi mesin. Dalam proses pengembangan produk perangkat lunak, ini-kode mikro dapat ditulis atau diubah beberapa kali bahkan selama tahap desain nanti. fleksibilitas seperti di affords mikro-program besar kebebasan untuk merancang insinyur untuk mengubah dan / atau datang dengan set instruksi yang lebih kompleks dan dengan demikian sebagian besar memfasilitasi desain CPU fleksibel. Pada beberapa komputer, mikro-kode yang disimpan dalam ROM dan karenanya tidak dapat dimodifikasi. Tapi di komputer yang lebih besar, mereka disimpan dalam EPROM dan, dengan demikian, dapat digantikan dengan versi segar atau yang lebih baru. Konsep pemrograman mikro juga digunakan dalam pengembangan perangkat lunak online.
perkembangan pesat dalam teknologi komputer dalam beberapa tahun terakhir telah membuat konsep pemrograman mikro tampak agak berlebihan. Program menjadi lebih kompleks dan ini memiliki dampak langsung pada kinerja perangkat lunak dan pembangunan. Interpreter dan compiler telah membuat kode tingkat rendah dari perintah tingkat tinggi. Kemajuan tersebut telah digantikan keunggulan microprogramming. Ada telah skema desain CPU yang tidak menggunakan pemrograman mikro seperti TTA Prosesor, Superscaler Prosesor, Prosesor RISC, dan Prosesor RISC.
Pemrograman mikro menawarkan suatu pendekatan yang lebih terstruktur untuk merancang unit kendali logika (CLU) dibandingkan dengan kendali hard-wired. Rancangan pemrograman mikro relatif mudah diubah-ubah dan dibetulkan,menawarkan kemampuan diagnostik yang lebih baik dan lebih dapat diandalkan daripada rancangan hard-wired. Karena waktu akses memori kendali ROM menentukan kecepatan operasi CLU maka kendali microprogrammed mungkin menghasilkan CLU yang lebih lambat dibandingkan dengan kendali hard-wired.Alasannya adalah bahwa waktu yang diperlukan untuk menjalankan suatu instruksi-mikro juga harus mencakup waktu akses ROM. Sebaliknya, suatu keterlambatan dalam CLU hard-wired hanya mungkin disebabkan oleh keterlambatan waktu penyebaran melalui perangkat keras, yang relatif sangat kecil. Bagaimanapun juga, ilmu ekonomi kelihatannya lebih menyukai kendali hard-wired hanya jika sistem itu tidak terlalu kompleks dan hanya memerlukan beberapa operasi kendali.


Ø  Konsep Pipeline/Pipelining
Dalam komputerpipeline adalah satu set dari elemen pemrosesan data dihubungkan secara seri, sehingga hasil keluaran dari satu elemen adalah masukkan bagi elemen berikutnya. Elemen - elemen dari sebuah pipeline sering dijalankan secara paralel.
Contoh pipeline dalam komputer adalah:
  • pipeline instruksi. Biasanya digunakan di unit pemroses sentral agar istruksi - instruksi dapat dijalankan dalam satu waktu dalam satu sirkuit digital. Biasanya sirkuitnya dibagi dalam beberapa tahap, termasuk decode instruksi, aritmatika dan tahap - tahap penjemputan data dari register, dimana setiap tahap melakukan satu instruksi dalam satu waktu.
  • pipeline grafis, sering ditemukan dalam sebagian besar unit pemrosesan grafis, yang terdiri dari berbagai unitaritmatik atau unit pemroses sentral lengkap, yang menerapkan berbagai macam tahap dari operasi render yang umum (seperti proyeksi perspektif, kalkulasi warna dan pencahayaan, primitif gambar, dan sebagainya).
  • pipeline perangkat lunak. Dimana keluaran dari suatu program langsung dipakai oleh program lain sebagai masukkan sehingga dapat langsung diproses.
Konsep
Pipeline adalah konsep alami di kehidupan sehari-hari. Umpamakan sebuah perakitanmobil, asumsikan beberapa langkah di jalur perakitan adalah untuk memasang mesin, memasang kap, dan memasang roda (dalam urutan tersebut, dengan berbagai macam kemungkinan langkah - langkah lain di antara langkah - langkah tersebut). Sebuah mobil di jalur perakitan hanya satu dari tiga langkah diatas dapat selesai dalam suatu waktu. Setelah sebuah mobil telah terpasang mesinnya, mobil tersebut pindah ke pemasangan kap, dan mobil kedua sedang dalam tahap pemasangan mesin. Setelah mobil pertama selesai memasang kap, mobil kedua dalam tahap pemasangan kap, mobil pertama dalam tahap pemasangan roda, dan mobil ketiga yang baru masuk dalam tahap pemasangan mesin. Dan begitu seterusnya. Jika seumpama pemasangan mesin butuh 20 menit, pemasangan kap butuh 5 menit dan pemasangan roda butuh 10 menit, maka menyelesaikan ketiga mobil tersebut jika satu mobil dirakit dalam satu waktu akan membutuhkan waktu 105 menit. Sedangkan jika menggunakan jalur perakitan seperti yang disebutkan diatas, waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan ketiganya hanya 75 menit.

Ø  Pemrosesan paralel
Pemrosesan paralel (parallel processing) adalah penggunakan lebih dari satu CPU untuk menjalankan sebuah program secara simultan. Idealnya, parallel processing membuat program berjalan lebih cepat karena semakin banyak CPU yang digunakan. Tetapi dalam praktek, seringkali sulit membagi program sehingga dapat dieksekusi oleh CPU yang berbea-beda tanpa berkaitan di antaranya.

Komputasi paralel adalah salah satu teknik melakukan komputasi secara bersamaan dengan memanfaatkan beberapa komputer secara bersamaan. Biasanyadiperlukan saat kapasitas yang diperlukan sangat besar, baik karena harus mengolahdata dalam jumlah besar ataupun karena tuntutan proses komputasi yang banyak. Untuk melakukan aneka jenis komputasi paralel ini diperlukan infrastruktur mesin paralel yang terdiri dari banyak komputer yang dihubungkan dengan jaringan dan mampu bekerja secara paralel untuk menyelesaikan satu masalah. Untuk itu diperlukan aneka perangkat lunak pendukung yang biasa disebut sebagai middleware yang berperan untuk mengatur distribusi pekerjaan antar node dalam satu mesin paralel. Selanjutnya pemakai harus membuat pemrograman paralel untuk merealisasikan komputasi.

Pemrograman paralel adalah teknik pemrograman komputer yang memungkinkan eksekusi perintah/operasi secara bersamaan baik dalam komputer dengan satu (prosesor tunggal) ataupun banyak (prosesor ganda dengan mesin paralel) CPU. Tujuan utama dari pemrograman paralel adalah untuk meningkatkan performa komputasi. Semakin banyak hal yang bisa dilakukan secara bersamaan (dalam waktu yang sama), semakin banyak pekerjaan yang bisa diselesaikan.
Komputasi paralel membutuhkan:
• algoritma
• bahasa pemrograman
• compiler
Sebagian besar komputer hanya mempunyai satu CPU, namun ada yang mempunyai lebih dari satu. Bahkan juga ada komputer dengan ribuan CPU. Komputer dengan satu CPU dapat melakukan parallel processing dengan menghubungkannya dengan komputer lain pada jaringan. Namun, parallel processing ini memerlukan software canggih yang disebut distributed processing software. Parallel processing berbeda dengan multitasking, yaitu satu CPU mengeksekusi beberapa program sekaligus. Parallel processing disebut juga parallel computing.
Ø  Klasifikasi arsitektur Komputer Parallel
Sesuai taksonomi Flynn, seorang Designer Processor, Organisasi Prosesor dibagi menjadi 4 :
A. SISD (Single Instruction Single Data Stream)
Arus Instruksi Tunggal dan Data Tunggal
B. SIMD (Single Instruction Multiple Data Stream)
Arus Instruksi Tunggal dan Multiple Data
C. MISD (Multiple Instruction Single Data Stream)
Arus Multiple Instruksi dan Data Tunggal
D. MIMD (Multiple Instruction Multiple Data Stream)


Arus Multiple Instruksi dan Multiple Data

SSumber :http://priohimawan.blogspot.co.id/2014/01/pemrograman-mikro.html

Selasa, 25 April 2017

BIOS (Basic Input Output System)

BIOS ( Basic Input Output System) ,adalah program kontroler standard yang terpasang dalam motherboard. Program ini disimpan dalam chip IC yang disebut ROM (Read Only Memory) dan selalu bekerja mengontrol hardware yang terpasang pada motherboard meskipun komputer tidak dipakai (dimatikan). Hal ini dimungkinkan oleh adanya batere kecil yang terpasang pada motherboard. Orang sering menyebut chip IC ini dengan sebutan IC ROM BIOS. Dalam sistem komputer IBM PC atau kompatibelnya (komputer yang berbasis keluarga prosesor Intel x86) BIOS merujuk kepada kumpulan rutin perangkat lunak yang mampu melakukan hal-hal berikut:

1.Inisialisasi (penyalaan) serta pengujian terhadap perangkat keras(dalam proses yang disebut dengan Power On Self Test, POST)

2.Memuat dan menjalankan sistem operasi

3.Mengatur beberapa konfigurasi dasar dalam komputer (tanggal, waktu,konfigurasi media penyimpanan, konfigurasi proses booting, kinerja,serta kestabilan komputer)

4.Membantu sistem operasi dan aplikasi dalam proses pengaturanperangkat keras dengan menggunakan BIOS Runtime Services.

 BIOS terdiri dari komponen penting diantaranya:
1.Baterai CMOS : Berfungsi untuk menyimpan konfigurasi (tanggal/waktu/jam,settingbooting)
2.ROM BIOS :
a.PROM (Programable Road Only Memory)
b.R-Prom (Re-Programable ROM)
c.EPROM (Erasable PROM)
d.EEPROM (Elictracally erasable PROM)

 Komponen-komponen yang terdapat pada BIOS :
1. Program BIOS setup (Sebagai Dasar)
2. Driver (Sebagai Penghubung)
3. Program Bootstoper Utama (Sebagai Proses)

Alur kinerja BIOS :
BIOS booting ROM Chipset Compress Memory Utama Eksekusi (POST)POST (Power On Self Test)

 Fungsi BIOS
1. Inisialisasi/Pengolahan komponen-komponen yang ada dalam komputer. POST (Power OnSelf Test) 
a. Processor     e. CD Rom
b. RAM           f. DVD ROM
c. Chipset        g. Flopy Ariveh. I/O
d. HardDisk

2. Memuat dan menjalankan system operasi.

3. Mengatur konfigurasi dasar, Diantaranya “Tanggal, waktu, konfigurasi,  mediapenyempanan, konfigurasi, proses booting, kinerja serta kestabilan computer”

4. Membantu system operasi dan aplikasi dalam proses pengaturan perangkat keras denganmenggunakan BIOS runtime services.

ROM BIOS terdiri dari beberapa macam, antara lain :
-          ROM AMI BIOS
-          ROM ISA BIOS
-          ROM MR BIOS
-          ROM WIN BIOS
-          dll
Biasanya untuk masuk mode setup BIOS seperti CMOS BIOS, AMI BIOS serta beberapa mode BIOS lain, maka pada saat komputer pertama kali diaktifkan kita bisa menekan tombol delUntuk setup mode IBM BIOS kita harus menekan tombol F1 atau F10, sedangkan untuk BIOS Setup mainboad dengan Chip Intel ada yang menggunakan tombol F2, sedangkan untuk mode setup mesin Compaq lama, user terlebih dulu harus memasukkan disket setup BIOS-nya, agar bisa melakukan setting yang diinginkan.

Macam-Macam BIOS

1. AMI BIOS, adalah BIOS yang berasal dan dikembangkan oleh Megatrend Amerika yang populer pada tahun 2002 sebagai fimrware komputer. Perusahaan AMI BIOS banyak diproduksi perusahaan yang memiliki motherboard dan perusahaan lain menjual motherboard.

2. Phoenix BIOS, adalah BIOS yang mengembangkan dan mendukung perangkat sistem lunak sistem inti yang paling banyak digunakan di Indoneia baik itu komputer pribadi dan perangkat komputer lainnya. Produk PHOENIX  biasa disebut dengan BIOS atau firmware yang memiliki keunggulan dalam dukungan dan mengaktifkan kompatibilitas, konektivitas, kemanan, pengelolaan berbagai komponen, dan teknologi yang digunakan dalam perangkat tersebut. 

3. IBM BIOS,  adalah  sebuah perusahaan yang memproduksi perangkat keras dan perangkat lunak. IBM (Internasional Business Machines Corporation) yang berdiri 16 juni 1911 dan beroperasi sejak 1888 yang berpusat di Armonk, New York, Amerika Serikat.

4. AWARD BIOSadalah BIOS yang memiliki built- in program yang dapat dimodifikasi dasar sistem konfigurasi oleh pemakainya. Informasi disimpan di CMOS RAM yang dapat menyimpan informasi setup, bahan ketika power dimatikan.  Cara menjalankannya : dengan menekan tombol DELETE ketika anda menghidupnya atau reboot sistem untuk masuk ke awal program setup BIOS.


Bunyi beep pada macam-macam bios (KERUSAKAN PADA BIOS)

AWARD BIOS
1 beep pendek
PC dalam keadaan baik
1 beep panjang
Problem di memori
1 beep panjang 2 beep pendek
Kerusakan di modul DRAM parity
1 beep panjang 3 beep pendek
Kerusakan di bagian VGA.
Beep terus menerus
Kerusakan di modul memori atau memori video

AMI BIOS
1 beep pendek
DRAM gagal merefresh
2 beep pendek
Sirkuit gagal mengecek keseimbangan DRAM Parity (sistem memori)
3 beep pendek
BIOS gagal mengakses memori 64KB pertama
4 beep pendek
Timer pada sistem gagal bekerja
5 beep pendek
Motherboard tidak dapat menjalankan prosessor
6 beep pendek
Controller pada keyboard tidak dapat berjalan dengan baik
7 beep pendek
Video Mode error
8 beep pendek
Tes memori VGA gagal
9 beep pendek
Checksum error ROM BIOS bermasalah
10 beep pendek
CMOS shutdown read/write mengalami errror
11 beep pendek
Chache memori error
1 beep panjang 3 beep pendek
Conventional/Extended memori rusak
1 beep panjang 8 beep pendek
Tes tampilan gambar gagal

IBM BIOS
1
Tidak ada beep
Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
2
1 beep pendek
Normal POST dan PC dalam keadaan baik
3
beep terus menerus
Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
4
Beep pendek berulang-ulang
Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
5
1 beep panjang 1 beep pendek
Masalah Motherboard
6
1 beep panjang 2 beep pendek
Masalah bagian VGA Card (mono)
7
1 beep panjang 3 beep pendek
Masalah bagian VGA Ccard (EGA).
8
3 beep panjang
Keyboard error
9
1 beep, blank monitor
VGA card sirkuit

PHOENIX BIOS
Kode beep pada Phoenix BIOS sedikit berbeda dengan bunyi beep" pada type BIOS lainnya. Pada PHOENIX serangkaian beep akan dipisahkan oleh jeda, jadi tidak menurut panjang atau pendeknya, misalnya:
beep - beep beep - beep - beep beep akan menjadi 1-2-1-2
1-1-4-1
Kesalahan Cache (Level 2)
1-2-2-3
ROM BIOS Checksum
1-3-1-1
DRAM Segarkan Uji
1-3-1-3
Keyboard kontroler uji
1-3-4-1
RAM Kegagalan pada baris alamat xxxx (cek memori)
1-3-4-3
RAM Kegagalan pada xxxx bit data byte rendah dari bus memori
1-4-1-1
RAM Kegagalan pada xxxx bit data byte tinggi dari bus memori
2-1-2-3
ROM pemberitahuan hak cipta
2-2-3-1
Test untuk interupsi tak terduga
1-1-4
BIOS rusak
1-2-1
Motherboard rusak
1-3-1
Masalah RAM, RAM tidak terpasang dengan baik
3-1-1
Motherboard Rusak
3-3-4
Graphic card rusak atau tidak terpasang dengan baik










sumber : http://www.artikelsiana.com/2015/04/BIOS-pengertian-fungsi-jenis-jenis-bios.html
                http://andriapriyadi08.blogspot.co.id/2012/03/b-i-o-s-basic-input-output-system.html
               http://combateone.blogspot.co.id/2013/02/artikel-tentang-bios_2076.html