Rabu, 28 November 2018

Pengenalan Subnet Mask dan Membuat Jaringan Wireless pada Cisco Packet Tracer

Selamat datang di juniorx, disini saya akan membagikan Tutorial membuat jaringan subnet mask dan wireless pada Cisco Packet Tracer. Karena tutorial ini dibuat untuk memenuhi syarat tugas praktikum dan semoga bermanfaat bagi yang membacanya.

1.Pertama buat 1 server, 1 switch, dan 4 client. Lalu hubungkan dengan Konektor.



2.Lalu atur DHCP pada server dengan cara  :
   a.Klik 2 kali pada server
   b.Lalu pilih tab service
   c.Kemudian aturlah seperti pada gambar dibawah ini.



3.Setelah mengatur DHCP pada server kita akan melakukan setting ip pada server. Dengan pilih tab   dekstop lalu isikan seperti pada gambar dibawah ini. 



4.Kemudian pada pc0 kita akan mengatur ip address dengan pilih tab dekstop ->ip configuration ->pilih DHCP maka akan terisi otomatis. Lanjutkan hal yang sama kepada 3 pc yang lain.



5.Lalu coba ping pc0 ke pc1 maka akan ditampilkan berhasil.



1.Pertama buat 1 access point, dan 2 client.



2.Setelah itu klik 2 kali pada pc0 pilih tab physical. Kemudian pilih modules WMP-300N, dan pasangkan pada pc0. Lakukan hal yang sama pada pc1.



3.Lalu atur ip address pc0  192.168.1.1 dan pc1 192.168.1.2. Maka akan seperti gambar dibawah ini.


Rabu, 21 November 2018

Tutorial Jaringan Client-Server dan Jaringan Router pada Cisco Packet Tracer

Assalamualaikum Wr.Wb
Selamat datang di juniorx, disini saya akan membagikan Tutorial Jaringan Client-Server dan Jaringan Router pada Cisco Packet Tracer. Karena tutorial ini dibuat untuk memenuhi syarat tugas praktikum dan semoga bermanfaat bagi yang membacanya.
A. Jaringan Router Pada Cisco Packet Tracer
1.Tambahkan dua sebuah router , sebuah server , 2 buah switch , dan 5 buah client/pc, lalu  connectkan dengan connector .
 

2.Klik router-> tab cli -> disini akan ada pertanyaan diawal, ketikkan no -> Enable ->Configure terminal-> Interface fa 0/0--> Ip address 192.168.0.20   255.255.255.0 -->No shutdown  --> Exit -->Exit   -->Write--> Exit.
 

   3.Ubah IP Addres PC/Client dan Server dengan (192.168.x.10) dan gateway(192.168.x.20) dengan      Fastethernet/Ethernet yang sudah di konfigurasi.


   4.Coba lakukan ping dari PC0 (192.168.0.10) ke PC4 (192.168.1.14) maka ping berhasil.




  B. DHCP(Dynamic Host Configuration Protocol) Router

Studi Kasus pada jaringan DHCP ini terdapat satu buah router di mana akan dihubungkan dengan 2 buah laptop dan 2 buah pc. Jadi langkah yang harus kita lakukan yaitu :
  1.Desain Jaringan dengan 1 buah router dan 4 buah client.
  2.Setting IP Router dengan cli agar menjadi DHCP.


  3.Konfigurasi router dengan memilih tab physical. Matikan dulu routernya, lalu pilih modules WIC-1ENET kemudian hidupkan kembali router maka otomatis akan muncul ethernet baru.

   4.Hubungkan setiap client dengan router menggunakan kabel cross. 


  5.Setiap Client yang mendapatkan ip otomatis menggunakan DHCP.


  6.Coba lakukan ping dari PC0 (192.168.1.1) ke Laptop1 (192.168.1.2) maka ping berhasil.
 


Kesimpulan Percobaan :
  1. IP Default Gateway pada group komputer harus sama beserta subnet masknya.
  2. IP Address pada setiap komputer di jaringan yang sama harus berbeda agar tidak terjadi IP Conflik.
  3. Perhatikan penggunaan gateway setiap pc pada group yang berbeda, gateway tidak boleh sama pada group yang berbeda.