Assalamualaikum Wr.Wb
Selamat datang di juniorx, disini
saya akan membagikan Tutorial Jaringan Client-Server dan Jaringan Router pada
Cisco Packet Tracer. Karena tutorial ini dibuat untuk memenuhi syarat tugas
praktikum dan semoga bermanfaat bagi yang membacanya.
A.
Jaringan Router Pada Cisco Packet Tracer
1.Tambahkan dua sebuah router , sebuah server , 2 buah
switch , dan 5 buah client/pc, lalu connectkan dengan connector .
2.Klik router-> tab cli -> disini akan ada pertanyaan
diawal, ketikkan no -> Enable ->Configure
terminal-> Interface fa 0/0--> Ip address 192.168.0.20 255.255.255.0 -->No shutdown --> Exit -->Exit -->Write--> Exit.
3.Ubah IP Addres PC/Client dan Server dengan
(192.168.x.10) dan gateway(192.168.x.20) dengan Fastethernet/Ethernet yang
sudah di konfigurasi.
4.Coba lakukan ping dari PC0 (192.168.0.10)
ke PC4 (192.168.1.14) maka ping berhasil.
B. DHCP(Dynamic Host Configuration Protocol) Router
Studi Kasus pada jaringan DHCP ini terdapat satu buah router di mana akan dihubungkan dengan 2 buah laptop dan 2 buah pc. Jadi langkah yang harus kita lakukan yaitu :
1.Desain Jaringan dengan 1 buah router dan 4 buah client.
2.Setting IP Router dengan cli agar menjadi DHCP.
3.Konfigurasi router dengan memilih tab physical. Matikan dulu routernya, lalu pilih modules WIC-1ENET kemudian hidupkan kembali router maka otomatis akan muncul ethernet baru.
4.Hubungkan setiap client dengan router menggunakan kabel cross.
5.Setiap Client yang mendapatkan ip otomatis menggunakan DHCP.
6.Coba lakukan ping dari PC0 (192.168.1.1)
ke Laptop1 (192.168.1.2) maka ping berhasil.
Kesimpulan Percobaan :
- IP Default Gateway pada group komputer harus sama beserta subnet masknya.
- IP Address pada setiap komputer di jaringan yang sama harus berbeda agar tidak terjadi IP Conflik.
- Perhatikan penggunaan gateway setiap pc pada group yang berbeda, gateway tidak boleh sama pada group yang berbeda.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar